nasional

Warga Lambangjaya Somasi Perusahaan Metal di Bekasi, Soroti Dugaan Limbah dan Minimnya CSR

Sabtu, 18 April 2026 | 11:20 WIB
Ilustrasi Somasi/Istimewa

METRONESIA.ID, KABUPATEN BEKASI - Warga RT 001/RW 001 Desa Lambangjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi melayangkan somasi kepada perusahaan metal PT Sumber Teknik Sukses Sentosa (STSS). Langkah ini diambil terkait dugaan persoalan lingkungan dan minimnya tanggung jawab sosial perusahaan.

Ketua RT setempat, Wahid, menyampaikan somasi dilakukan setelah warga merasa tidak mendapatkan kejelasan terkait aktivitas industri di wilayah mereka, khususnya dalam pengelolaan limbah.

“Kami menduga ada aktivitas yang berpotensi menghasilkan limbah B3, tapi tidak pernah ada keterbukaan. Dokumen lingkungan seperti AMDAL atau UKL-UPL juga tidak pernah disosialisasikan ke warga,” ujarnya.

Selain PT STSS, warga juga menyoroti keberadaan perusahaan lain di kawasan tersebut, seperti PT Tass Engineering. Kehadiran sejumlah industri dinilai berpotensi memperbesar dampak lingkungan jika tidak diawasi secara ketat.

Dalam somasi tersebut, warga meminta perusahaan memberikan klarifikasi terbuka dalam waktu tujuh hari, termasuk menunjukkan dokumen perizinan lingkungan serta pengelolaan limbah.

Selain isu lingkungan, warga juga menyoroti minimnya kontribusi perusahaan melalui program tanggung jawab sosial (CSR). Mereka mengaku belum merasakan manfaat dari keberadaan industri di sekitar permukiman.

“Kami hidup berdampingan dengan pabrik, tapi manfaat CSR tidak pernah kami rasakan,” kata Wahid.

Warga juga menyatakan akan menempuh langkah lanjutan jika tidak ada respons dari perusahaan, termasuk melaporkan ke instansi terkait dan DPRD Kabupaten Bekasi.

Di sisi lain, pemerintah daerah diminta untuk turun tangan melakukan pengawasan. Dinas Lingkungan Hidup dan DPRD, khususnya Komisi III, didesak melakukan investigasi langsung terhadap aktivitas perusahaan.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak perusahaan terkait somasi tersebut. Kasus ini menambah daftar persoalan di kawasan industri Bekasi yang berkaitan dengan keseimbangan antara aktivitas industri dan hak masyarakat atas lingkungan yang sehat. ***

 

Tags

Terkini