Eddy Soeparno Apresiasi Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Paling Membutuhkan

photo author
Indra Wahyu Saputro, Metronesia
- Sabtu, 18 April 2026 | 21:31 WIB
Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menyampaikan apresiasi atas keputusan Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih tepat sasaran, khususnya bagi siswa yang paling membutuhkan. Eddy juga menekankan perlunya pengawasan ketat terhadap seluruh pengelola SPPG.
Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menyampaikan apresiasi atas keputusan Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih tepat sasaran, khususnya bagi siswa yang paling membutuhkan. Eddy juga menekankan perlunya pengawasan ketat terhadap seluruh pengelola SPPG.

METRONESIA.ID, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto yang memprioritaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak yang dinilai paling membutuhkan. Kebijakan itu disebut penting agar bantuan lebih tepat sasaran.

Eddy menilai evaluasi program MBG menjadi langkah realistis di tengah keterbatasan ruang fiskal pemerintah. Menurut dia, penyesuaian skala dan penargetan penerima menjadi kunci agar manfaat program dirasakan kelompok rentan.

“Sejak awal pemerintahan beliau, Presiden selalu bekerja berdasarkan prinsip no one is left behind, khususnya bagi masyarakat yang rentan secara ekonomi dan paling membutuhkan,” ujar Eddy.

Ia menyebut keputusan tersebut mencerminkan keberpihakan pemerintah terhadap prinsip keadilan sosial, yakni mendahulukan masyarakat yang berada dalam kondisi paling rentan.

Menurut Eddy, prioritas kepada daerah dengan tingkat kemiskinan dan kerentanan gizi tinggi merupakan bentuk kebijakan berbasis kebutuhan nyata di lapangan.

Eddy menilai pendekatan tersebut penting untuk mendukung efektivitas program MBG dalam menekan angka stunting, meningkatkan kualitas gizi anak, serta memperkuat pembangunan sumber daya manusia.

“Kami berharap pemberian MBG ke depan didasarkan pada keakuratan data agar mereka yang berhak benar-benar menerima,” katanya.

Selain penargetan, ia juga menyoroti pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan program, khususnya terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurut dia, masih terdapat keluhan terkait kualitas dan porsi makanan yang tidak sesuai ketentuan.

“Kami mendapatkan masukan tentang pengelola yang belum amanah menjalankan fungsinya dengan mengurangi volume atau kualitas makanan,” ujarnya.

Eddy meminta seluruh pengelola bekerja jujur dan tidak mengambil keuntungan dengan mengorbankan hak penerima manfaat.

Prioritas MBG bagi anak-anak paling membutuhkan dinilai sebagai langkah tepat untuk memperkuat keadilan sosial dan efektivitas anggaran. Namun, keberhasilan program tetap bergantung pada ketepatan data dan pengawasan yang konsisten. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indra Wahyu Saputro

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X