METRONESIA.ID, KABUPATEN BEKASI - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Suryatmajan menegaskan larangan praktik setoran fee sebesar 10 persen dalam proyek pemerintah. Ia juga meminta seluruh proses tender dibuka secara transparan dan akuntabel.
Pernyataan tersebut disampaikan Asep kepada kepala dinas teknis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Senin (13/4/2026). Ia menilai praktik setoran fee tidak boleh lagi terjadi karena berpotensi merusak tata kelola pemerintahan.
“Tidak boleh ada lagi setoran fee 10 persen dalam proyek. Semua harus berjalan sesuai aturan dan prinsip akuntabilitas,” tegas Asep.
Menurut dia, sistem pengadaan proyek harus mengedepankan transparansi agar tidak membuka ruang bagi praktik yang menyimpang. Karena itu, seluruh proses tender diminta terbuka dan dapat diakses publik.
“Kegiatan tender harus terbuka untuk umum, tidak boleh ada praktik yang mengarah pada pengondisian pemenang,” ujarnya.
Asep juga menekankan pentingnya sistem yang adil dan kompetitif dalam proses pengadaan barang dan jasa, sehingga setiap pihak memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.
Selain mendorong transparansi, Asep meminta agar pemerintah daerah memberikan perhatian kepada pelaku usaha lokal. Ia menilai pemborong lokal perlu diberikan ruang agar dapat ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Kita juga harus peduli dengan pemborong lokal. Berikan kesempatan yang adil agar mereka bisa ikut berkontribusi,” katanya.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan iklim usaha yang sehat sekaligus meningkatkan partisipasi pelaku lokal dalam proyek pemerintah.
Arahan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam memperbaiki tata kelola proyek agar lebih bersih, transparan, dan profesional. Dengan sistem yang terbuka, diharapkan pengadaan proyek dapat berjalan lebih akuntabel dan berpihak pada kepentingan masyarakat. ***
Artikel Terkait
Halal Bihalal Pengprov Terbang Layang Jabar, Perkuat Soliditas dan Target Prestasi Atlet
Muncul di Dokumen Pencairan Dana Proyek Jalan, Sekda Kabupaten Bekasi Diminta Buka Suara
HNW Dorong Generasi Muda Cintai Indonesia Lewat Pemahaman Empat Pilar
Sugiono Terpilih Jadi Ketum IPSI 2026–2030, MPR Harap Bawa Pencak Silat Makin Mendunia
Lestari Moerdijat Dorong Kesehatan Mental Masuk Kurikulum Nasional, Soroti Kondisi Darurat Anak
BRI BO Gatot Subroto Salurkan 100 Nasi Boks ke Panti Asuhan Lewat Program Jumat Berkah
Sidang Ijon Proyek: Kesaksian Sugiarto Dibantah Sarjan
Eddy Soeparno Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh di Atas 5 Persen pada 2026
MPR Susun Ulang Buku Sejarah, Target Rampung Agustus 2026
Lestari Moerdijat Soroti Darurat Kekerasan Anak Disabilitas, Minta Langkah Konkret